Umat Islam bersatu itu bisa, tapi berafiliasi dengan PKS pada pemilu 09 bukan itu yang dimaksud bersatu.
Bersatu dalam Islam melalui momentum Hijriah adalah bersatu untuk bersama-sama mengokohkan tali ukhuwah intern umat Islam. Bersama-sama menyelamatkan agama agar terhindar dari gangguan yang membahayakan umat Islam. Jika umat Islam Indonesia diseru untuk bersatu kemudian terbatas hanya pada apa yang dilakukan oleh satu kelompok saja tentu bukanlah satu hal yang bijaksana. Karena tanpa diserupun sejauh umat Islam menilai perlu didukung dan mendesak untuk segera diwujudkan rencana tersebut tentu mereka akan melakukan dengan sendirinya.
Sejauh ini kemiskinan hanya menjadi penghias layar kaca tatkala tampil program berita dan kriminal. Selebihnya DPR dan Pemerintah sibuk dengan berbagai macam kepentingan yang tentu mereka klaim sebagai kepentingan rakyat. Giliran pemilu, umat Islam diajak bersatu, di sana ada kemiskinan, di sini ada kriminalitas, dan di jauh sana ada kebejatan moral. Ayo dukung kami, dukung kami bersatulah bersama kami, kita berantas semua itu.
Itulah kira-kira nanti kalimat-kalimat yang akan terlontar dari bibir-bibir manis para caleg di negeri ini. Padahal kalau mereka memang konsisten dengan ucapannya itu kenapa dana untuk kampanye di tempat lain lebih dia pentingkan dari pada menyalurkannya untuk apa yang mereka ucapkan itu. Jika ya, segera jangan nunggu nanti. Ah, saudara-saudaraku, hati-hati kita harus sedikit mengerti kalau tidak mau gigit jari lagi.
Itu baru kampanye, kita amat awam untuk bisa mengerti apa itu UU pemilu, apa itu parelementary threatshould, dll? Dan kita tidak punya kepentingan untuk mengerti itu. Tapi ketahuilah ketidaktahuan itulah yang sejatinya menjadi sumber kesengsaraan bangsa ini.
Sekarang yang perlu kita lakukan adalah sama-sama waspada untuk memilih, siapa yang akan kita jadikan wakil kita. Akan lebih baik jika kemudian kita berafiliasi pada satu partai Islam dengan ba’iat untuk sekuat tenaga menjadikan umat Islam Indonesia sejahtera. Saya kira transaksi ini lebih jelas dari pada kita hanya mendengar ungkapan indah yang tak jelas kapan dan bagaimana akan terwujud.
Cukuplah derita kita, jangan sampai anak, adik dan saudara kita tidak bisa sekolah seperti kita. Dan pemilu 2009 menentukan apakah anak,adik kita akan sekolah atau tidak. Dengan demikian seruan saya adalah mari belajar memahami masalah dan jangan terjebak pada arus informasi yang ada.
Semoga umat Islam Indonesia bisa benar-benar bersatu dan sejahtera. aminnnn.
Wahai para partai Islam, jangan menharap kami bersatu, kalian dululah yang harus bersatu. Munafik itu namanya jika kalian menulis harus bersatu sementara anda membenci dan tidak berupaya untuk bersatu dengan partai Islam lainnya.
hmm..gak semua bisa difiqihkan??????jangan2 km dah jadi pragmatis karena tinggal mu dekat senayan? hahahahahahahahhahahahahahah
Intinya, Haram golput dan haram juga klo milh parTAI sekuler…harus milih PARtai Islam, tapi adakah partai ISLAM?
hihihihihihi
bagus bang tulisannya memang seperti itulah manusia
sehingga kita menjadi manusia yang dimanusiakan
beda dengan jin